Pilih Kasih Tentukan Cagub Jatim, Kiai Kampung Merasa Ditelikung Kiai Sepuh

 

Surabaya: Keluarnya rekomendasi kiai sepuh untuk cagub Jatim untuk PKB yaitu Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim 2018 mendatang mengundang reaksi dari  Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT).

”Rekomendasi kiai sepuh tersebut bisa kami katakan bentuk pilih kasih kiai sepuh terhadap NU,”ungkap koordinator FK3JT, Fahrurrosy saat ditemui di Surabaya, Jumat(26/5).

Pria yang akrab dipanggil Gus Fahrur ini mengatakan seharusnya kiai mengayomi umat bukan justru membuat umat bingung.”Untuk menentukan cagub Jatim dari NU seharusnya bukan untuk PKB saja. Seharusnya semua partai juga disurati. Kalau beginikan sikap kiai sepuh tersebut membuat bingung pimpinan partai (yang memiliki basis NU),”jelasnya.

Ditambahkan oleh Fahrur, sejak 1984 NU kembali ke Khittah dan tidak berpolitik. ”Jika para kiai berpolitik praktis tentunya tidak boleh menyeret NU dan jika perlu mundur saja,”sambungnya.

Ditambahkan oleh Fahrur, pihaknya prihatin atas munculnya rekomendasi kiai sepuh untuk PKB agar mengusung Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim. ”Kami dari NU kultural merasa ditelikung oleh kiai struktural. . Kami sudah tidak mungkin bicara lagi untuk menyamakan presepsi karena sudah terlanjut disalip kiwo-tengen," tandasnya.

 

Sekedar diketahui, sebanyak 21 kiai sepuh mengirimkan surat ke ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar untuk mengusung cagub Jatim 2018. Tindaklanjuti dari surat tersebut digelar pertemuan 1000 kiai sepuh di Sidoarjo yang mengeluarkan rekomendasi agar PKB mengusung Saifullah Yusuf sebagai cagub Jatim 2018 mendatang. (Setiawan)