Polda Jatim Buka Hotline Pengaduan SPI, Siadi: Silahkan Masyarakat Melapor Jika Jadi Korban

Surabaya, kabarkini.co: Anggota Komisi A DPRD Jatim Siadi mendukung langkah Polda Jatim untuk mengusut tuntas kasus kekerasan anak dan pelecehan seksual pada siswa didik di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) kota Batu.

“ Pihak Polda Jatim telah menggelar perkara dan olah TKP beberapa hari lalu. Kami mendukung langkah cepat pihak Polda Jatim untuk mengusut tuntas kasus tersebut,”jelas politisi Golkar ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (3/6/2021).

Mantan pimpinan DPRD kabupaten Malang ini mengatakan tak hanya itu, pihaknya juga mendukung langkah Polda Jatim dengan membuka hotline pengaduan masyarakat atas pelecehan seksual dan kekerasan anak di SPI kota Batu.

“ Saya menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika anaknya yang menjadi korban di SPI kota Batu. Dijamin keamanannya oleh pihak Polda Jatim,”jelasnya.

Diungkapkan oleh Siadi, kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di SPI kota Batu harus diusut tuntas karena ini menyangkut masa depan anak.

“ Anak akan mengalami trauma dan untuk pemulihannya tentunya butuh proses panjang. Dan apa yang dialami tersebut tentunya akan terbawa secara tak langsung di masa depannya. Oleh sebab itu, kasus ini harus diusut tuntas dan pelakunya dihukum berat agar tak muncul kejadian serupa di tempat lain,”jelasnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur (Jatim) membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan pencabulan oleh pemilik yayasan sekolah SPI di Batu, Malang. Mereka juga telah membuat konstruksi hukum serta gelar perkara atas kasus kejatahan seksual tersebut.

Sebelumnya, Komnas PA melaporkan pemilik yayasan pendidikan ternama di Kota Batu berinisial JE ke SPKT Polda Jatim karena diduga melakukan pencabulan terhadap 25 siswi di sekolah tersebut.

Berdasarkan catatan Komnas PA, pencabulan itu dilakukan JE sejak 2009 dan berlanjut hingga 2020. Sebanyak tiga korban sudah membuat pengakuan dan ikut melapor ke Polda Jatim.(Yudhie)