PT Properti Bangun Grand Shamaya Di Kawasan Segitiga Emas Surabaya

Kabarkini.co - PT Properti Tbk menargetkan 387 unit kamar Grand ShamayaTower Aubrey akan terjual habis pada tahun 2017. Target tersebut diyakini bisa tercapai, karena hingga pertengahan 2017 sudah Sold Out 150 unit.

 

"Kami optimis Tower Audrey yang berkapasitas 387 unit terjual hingga akhir tahun 2017," kata Project Direktur Grand Shamaya, Nurjaman kepada wartawan di sela buka bersama anak yatim piatu di Surabaya, Rabu (21/6).

 

Pihaknya optimis target penjualan 387 unit kamar Tower Aubrey terpenuhi, karena PP Properti punya prinsip. Pertama, setiap pemasaran tidak hanya sekedar menjual sesuatu yang sama dengan yang lain.

 

"Kita jual segitiga emas di lokasi yang sangat premium. Tanah berharga tertinggal dijual ke masyarakat," ujarnya.

 

Kedua, lanjutnya, PP Properti punya prinsip inovasi-inovasi dan inovasi. Punya konsep yang luar biasa dan diterima oleh masyarakat Surabaya.

 

"Daya beli masyarakat sangat baik. Diluar ekspektasi kami, bahkan dari fase satu buka sekian lantai, sampai buka lebih lantainya," ujarnya.

 

Grand Shamaya yang merupakan apartemen premium dibangun di atas tanah seluas 1,6 hektar, di kawasan segitiga emas, Central Business District (CBD) kota Surabaya. Kawasan segitiga emas ini dikelilingi oleh Jalan Basuki Rahmat, Embong Sawo, Embong Gayam dan Panglima Sudirman.

 

Pada 15 Mei 2017, diluncurkan Tower Aubrey sebagai tower pertama yang posisinya berhadapan langsung dengan jalan Embong Sawo. Fase pertama dipasarkan dalam waktu satu bulan sudah Sold Out 150 unit.

 

Tower Aubrey sendiri berkapasitas 387 unit dan ditargetkan dibangun pada semester kedua 2017 dan direncanakan akan selesai pada 2021. Di setiap lantai hanya terdiri dari 9 unit. (Bmw)