Ratusan Rumah Dihempas Angin Puting Beliung, Evi: untungnya mereka tidak di rumah

SIDOARJO, kabarkini.co - Petaka hadir memang tidak satupun orang yang mengetahui. Seperti yang dialami keluarga Reni (32), salah seorang ibu rumahtangga rumahnya diterjang angin puting belinung.

Dikatakan Evi, kakak dari Reni. Untungnya saat kejadian angin merobohkan atap dan dinding rumah mereka tidak sedang ada di rumah.
"Beruntung mereka, karena saat kejadian Mereke tidak ada di rumah sehingga tidak ada jatuh korban," ujar Evi.

Bahkan ratusan rumah warga yang ada di Desa Mulyodadi dan Desa Pagerngumbuk, Plasoan, Wonokalang dan Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo rusak diterjang angin kencang disertai angin dan hujan es, Jumat (29/10/2021) petang. Tidak hanya rumah, amukan angin disertai hujan es itu juga merusak sejumlah warung, toko dan pergudangan milik warga di kedua desa itu.

Salah seorang korban amukan angin puting beliung di lima desa itu Reni Lidyawati warga RT 03, RW 03 Dusun Bendet, Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu mengungkapkan amukan angin itu terjadi di sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, hujan deras disertai hujan es dan angin kencang.

"Kami merasa terkejut saat mengetahui atap rumahnya porak-poranda tersapu angin. Saat kejadian saya sedang berada di dalam rumah. Tahunya atap rumah sudah rusak. Ternyata telah tersapu angin puting beliung," katanya, Sabtu (30/10/2021).

Korban puting beliung itu disambangi Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro bersama Forkopimka Wonoayu. Mereka secara simbolis menyerahkan bantuan sosial sembako ke warga dan material bahan bangunan untuk pembenahan rumah warga terdampak puting beliung.

"Kami menurunkan personel ke lokasi bencana puting beliung di lima desa Wonoayu, bersama-sama personel TNI, stakeholder terkait bersama para relawan untuk melakukan perbaikan rumah-rumah warga yang rusak," tegas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Usai penyerahan bantuan sosial di Balai Desa Mulyodadi, Kapolresta Sidoarjo mengendarai motor melihat langsung rumah-rumah warga yang rusak. Sambil bertemu warga terdampak. Meski tidak ada korban jiwa akibat puting beliung, Kusumo turut prihatin atas musibah yang terjadi itu.

"Semoga tidak ada lagi bencana angin puting beliung. Semoga semua segera membaik dan perbaikan rumah warga akan kami upayakan bersama-sama," katanya.

Selain di dua desa itu, angin puting beliung juga melanda tiga desa lainnya di Wonoayu. Diantaranya di Desa Plaosan, Desa Wonokalang serta Desa Karangpuri.

Camat Wonoayu Probo Agus Sunarno menjelaskan Desa Pagerngumbuk paling parah, yakni ada 85 rumah rusak. Disusul Desa Mulyodadi 56 rumah rusak, Desa Plaosan dan Desa Karangpuri 3 rumah rusak serta Desa Wonokalang 1 rumah rusak.

"Kebanyakan kerusakan rumah warga ada pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa. Saat ini upaya yang dilakukan memperbaiki rumah warga yang rusak dan penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak," tandas mantan Sekretaris Dinas PMD Pemkab Sidoarjo ini. md/bam