Relawan Jokowi Jatim Rapatkan Barisan Untuk Menangkan Gus Ipul - Mbak Puti

Relawan Jokowi Jatim Rapatkan Barisan Untuk Menangkan Gus Ipul - Mbak Puti

SURABAYA - Sejumlah relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Relawan Jokowi Jawa Timur siap berjuang dan memenangkan pasangan nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 27 Juni 2018.
Relawan Jokowi dua (2) periode yang memberikan dukungan pada pasangan Cagub dan Cawagub Jatim nomor urut 2 diantaranya Posko ReIawan Jokowi- JK (POSKO JOKOWI-JK), Masyarakat Peduli Pangan (MAPAN), Relawan Pro Demokrasi (REPDEM), Sekretariat Nasional Jokowi (Seknas -Jokowi).
Selain itu juga ada Forum Relawan Demokrasi (FOREDER), Pro Jokowi (PROJO), Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB), Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA), Persaudaraan Anak Bangsa (PAB), dan Aliansi Masyarakat untuk Indonesia Hebat (AIMISBHAT) yang mendukung penuh cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno menjadi Wagub Jatim mendampingi Gus Ipul.
"Kami akan mengawal pemenangan Gus Ipul-Puti sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur. Dan Presiden Jokowi sebagai Presiden Indonesia dua periode," ujar Sapto Raharjo juru bicara dari Seknas Jokowi Jawa Timur di Surabaya, Kamis (22/3/2018).
Diakui Sapto, setelah Mbak Puti ditetapkan menjadi oleh Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri sebagai pendamping Gus Ipul, relawan- relawan Jokowi di Jawa Timur belum sepenuhnya berani menyatakan dukungan penuh kepada pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti sebagai Cagub dan Cawagub Jatim.
"Tapi setelah DPP PDI Perjuangan resmi akan mengusung kembali Jokowi sebagai Capres pada Pilpres 2019, maka hampir seluruh relawan Jokowi langsung bersepakat dan siap memenangkan pasangan Gus Ipul-Mbak Puti Guntur Soekarno," jelasnya.
Bahkan seluruh relawan Jokowi dua periode di Jatim, tambah E. Purwadi dari Posko Relawan Jokowi-JK ingin menjadikan arena Pilgub Jatim 2018 sebagai pemanasan untuk pemenangan Jokowi di Pilpres 2019 dan menata Indonesia Emas di tahun 2025 mendatang.
"Pilgub Jatim ini bisa jadi alat ukur relawan Jokowi untuk pemenangan Jokowi di periode kedua pada Pilpres 2019 dengan metode partisipatif," tegas Purwadi.
Senada, Muslih Amal ketua Baitul Muslimin dan lembaga Dai Nusantara menambahkan bahwa alasan lain mendukung pasangan Gus Ipul-Puti yakni Gus lpul sudah mempunyai pengalaman birokrasi selama dua periode menjadi Wagub Jatim. Sedangkan Mbak Puti Guntur Soekarno juga mempunyai pengalaman legislatif selama dua periode.
"Bagi para relawan Jokowi, paduan pasangan Gus lpul dan Mbak Puti mempunyai nuansa Nahdautul Ulama (NU) dan Nasionalis Marhaen dan akan memberikan jaminan pada keragaman yang Tunggal Ika dalam satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," jelas Amal.
Ia juga menjelaskan, Gus lpul maju di Pilgub Jatim 2018 mendapat dukungan dari koalisi PKB, PDIP, Gerindra dan PKS serta ulama sepuh NU di Jatim. Apalagi Gus Ipul mendapat pasangan Cawagub Jatim bidadari dari PDIP yaitu Mbak Puti Guntur yang juga cucu Bung Karno.
Ketua PBNU itu juga ikut berjuang keras mengupayakan 1 Juli sebagai peringatan Hari Pancasila dan 28 Oktober sebagai Hari Santri. Keduanya kemudian ditetapkan oleh pemerintahan Jokowi sebagai hari libur nasional.
"Ini bukti keberpihakan Jokowi terhadap kaum santri dan nasionalis. Warga NU selalu kedepankan ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariyah, sehingga tak ada alasan bagi warga Nahdliyin untuk tidak mendukung Gus Ipul-Puti," tegas Muslih Amal.
Dewan Penasehat PROJO Jatim, Heri Purwanto menyatakan selama ini Gus Ipul dikenal sangat sabar dalam menata manajemen birokrasi dan menata hubungan antara Pemerintah Provinsi dengan pemerintah Kabupaten/Kota maupun pemerintah Pusat.
"Maka kami yakin pasangan ini akan mampu mencapai Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur di Jatim. Apalagi ada campur tangan Mbak Puti yang selama ini percaya pada budaya sebagai strategi nasional membangunan perekonomian negara," ujar Heri.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, para relawan Jokowi tidak cukup dengan memberikan dukungan melainkan dengan mengkonsolidasikan dari dalam satu wadah yang bernama Forum Komunikasi Relawan Jokowi Jawa Timur (Forkom Jokowi -Jatim). "Forum komunikasi relawan Jokowi secara embriotik juga sudah terbentuk di beberapa Kabupaten/Kota di wilayah Mataraman, Tapal Kuda, Arek, dan Pantura," beber mantan anggota DPRD Jatim ini.
Tugas relawan Jokowi dalam pemenangan pasangan Gus Ipul-Puti, lanjut Heri memang berbeda dengan mesin politik yang dimiliki parpol yang memiliki struktur hingga ke desa dan kelurahan. "Tugas relawan itu langsung ke kantong-kantong suara mensosialisaikan visi dan misi Gus Ipul-Puti yang selaras dengan program Nawacita Jokowi supaya mereka mau mendukung dan memberikan suaranya pada 27 Juni nanti untuk pasangan nomor dua," imbuhnya.
Gus Ipul yang juga hadir di forum ini mengaku bangga dan mengucapkan terima kasih atas dukungan relawan Jokowi di Jatim. Bersama Mbak Puti, Gus Ipul mengungkapkan komitmennya untuk mengaplikasikan semangat nawacita dalam memajukan Jawa Timur
"Semangat Nawacita itu kan membangun dari pinggiran, hal inilah yang akan saya lakukan di Jawa Timur bersama Mbak Puti jika terpilih nanti" tegas Gus Ipul.
Program unggulan untuk menghapus kesenjangan seperti Satria Madura (satu triliun untuk madura), Tebar Jala (pusat ekonomi baru jalur selatan) serta beberapa program lainnya adalah bagian dari upaya untuk membangun dari pinggiran demi mengurangi kemiskinan.
"Dua kata kunci untuk membangun dari pinggiran ini yakni kabeh sedulur kabeh makmur. Dan untuk mewujudkannya juga perlu perubahan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama berjuang dimulai dari Sedapur, Sesumur dan Sedulur Kabeh, Insya Allah bisa terwujud," pungkas mantan Ketum PP GP Ansor ini. (Pun)