Salah satu Penghuni asrama Mahasiswa Kalasan Memiliki Catatan Kriminal Curat di Malang

Kabarkini.co: Gerardus Miagoni alias Mepa, Salah satu penghuni asrama Mahasiswa Kamasan 3 di Kalasan Surabaya rupanya memiliki catatan kriminal.

Mepa tercatat sebagai pelaku pencurian motor di Malang pada tahun 2017 silam. Kasus ini pun telah ditangani oleh Polsek Lowokwaru dan dilimpahkan ke Mapolres Malang Kota untuk menjalani proses lebih lanjut.

Saat itu, pelaku dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat). Peristiwa tersebut juga telah diberitakan oleh media cetak di Malang.

Dalam laporan polisi tertulis Nomor K/LP/42/XI/2017/Jatim/res Malang Kota/sek Lowokwaru tanggal 25 November 2017.

"Ini percobaan pencurian. Pelaku merusak barang sebelum menggondolnya,” ungkapnya seperti yang diberitakan Radar Malang https://radarmalang.id/mahasiswa-ringkus-pelaku-curanmor.

Sementara, pihak kepolisian terus mendalami dugaan pengrusakan bendera merah putih yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya. Sebanyak 72 saksi telah diperiksa oleh penyidik Polrestabes Surabaya. 

Beberapa hari lalu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan bahwa hasil dari pemeriksaan oleh Polrestabes Surabaya bahwa kasus yang ditangani yakni penistaan terhadap bendera.

"Hasil dari pemeriksaan oleh Polrestabes Surabaya, bahwa kasus yang kita tangani yakni penistaan terhadap bendera, saat ini sudah diperiksa sebanyak 72 orang saksi," ujarnya.

Dari 72 saksi yang telah diperiksa oleh penyidik di antaranya 42 penghuni asrama tersebut terdapat Mepa yang pada saat itu ada di dalam asrama. Selain memeriksa beberapa saksi, penyidik juga akan mendalami rekaman CCTV yang berada di dekat lokasi Jalan Kalasan.(Tryk)