SONGGON BANGKIT KEMBALI PESTA PANEN DURIAN DINIKMATI LAGI

BANYUWANGI, kabarkini.co - Songgon salah satu desa yang dikenal memiliki suhu yang sangat dingin, dan asrian alamnya yang masih terjaga. Kultur tanahnya subur Gemah Ripah Loh Jinawi "Ijo Royo-Royo". Songgon merupakan salah satu Desa Destinasi wisata, banyaknya Objek Wisata, sangat digemari oleh masyarakat luas sehingga mampu membuat daya tarik wisatawan manca dan lokal berdatangan untuk mengunjungi desa tersebut. Minggu, (7/11/2021).

Disampaikan Slamet Arif Baktiman (Ketua Pokdarwis Kecamatan Songgon), Desa Songgon merupakan penghasil panen buah-buahan terbesar di Banyuwangi hingga dijual diluar daerah, bahkan mampu melayani export di luar negeri.

Wisata Green Gumuk Candi (GGC) Dani (Owner) menyampaikan, "Maksud dan tujuan kami menyelenggarakan acara festival Durian lokal Songgon, agar lebih dikenal lagi oleh kalangan masyarakat luas bahkan mancanegara. Sehingga petani buah yang ada di Songgon bisa lebih produktif dan lebih giat dalam bertani", kata Dani.

Supaya hasil panen buah-buahanya lebih melimpah lagi, agar tahun depan kami beserta Pokdarwis bisa memusatkan penjualannya melalui Festifal Durian seperti hari ini Sabtu, Minggu 6-7 November 2021.

Slamet Arif juga menyampaikan, bahwa pokdaris banyak terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari Dinas Kebudayaan danĀ  Pariwisata Banyuwangi.

"Telah membangkitkan kembali Destinasi Wisata serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hingga terselenggara Festival Durian lokal Songgon bertempat di Green Gumuk Candi (GGC)," tandasnya.

Slamet Arif juga berharap, semoga momentum ini menjadi rutinitas program atau acara bagi pemerintah setempat (Pemkab Banyuwangi) dengan mengadakan festival buah durian.

"Diantaranya Festival Durian, Gowes, Durian Camp, Jazz Durian agar dijadikan momentum sepanjang sejarah, dan bisa dijadikan Festifal tahunan sesuai yang telah diagendakan Pemkab Banyuwangi. Penggiat Destinasi Wisata di Banyuwangi tetap patuhi PROKES agar bisa beraktivitas kembali seperti semula", ujarnya.

Pasalnya Pokdarwis Pesona Songgon sudah mengagendakan sejak awal sebelum musim panen buah tiba.

"Kebetulan salah satu Wisata Green Gumuk Candi (GGC) yang terletak di Dusun Gumuk Candi, Desa Songgon, merupakan pusat area tanaman buah buahan dan hasil panen buahnya terbesar di Kabupaten Banyuwangi," imbuhnya.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hartono mengatakan, panen durian lokal Songgon hanya satu tahun sekali,durian jatuh dengan sendirinya apabila sudah siap saji (matang) sehingga membuat bau aroma yang harum dan menyengat.

Mengingat durian lokal Songgon banyak jenisnya, ada durian merah,durian kasur,durian mentega, durian bajul dan masih banyak lagi jenisnya. Rata rata durian lokal Songgon dagingnya tebal dan manis  lekit tergantung jenisnya.

"Kalau Harganya bervariasi tergantung besar kecilnya. Durian lokal Songgon sudah dikenal oleh masyarakat luas diberbagai wilayah di Durian Lokal Songgon harum dan nikmat," tuturnya.

Festival Durian menyajikan hiburan segar, Jazz Durian, Sanggar Tari, Musik Daerah Banyuwangi. Dalam acara Festival tersebut juga dihadiri, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas (Bupati Banyuwangi). M Yanuarto Bramuda, Kepala Dinas Kebudyaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi. Iptu Eko Darmawan SH. (Kapolsek Songgon) serta jajarannya. Serka Pujiyanto (Babinsa Koramil 0825/20 Songgon). Peran serta mendukung mensukseskan acara demi acara hingga berjalan lancar. gigin