Sosialisasi Pencegahan Minim, DPRD Jatim Prihatin Tingginya Kekerasan Seksual Pada Anak Di Jatim

Kabarkini.co: Tingginya  kekerasan seksual terhadap anak di Jatim mengundang perhatian anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim dr. Benyamin Kristianto. Pria yang juga anggota Banggar DPRD Jatim tersebut mengaku prihatin bahwa kekerasan seksual terhadap anak di Jatim tinggi.

“ Dari data yang kami peroleha Badan perlindungan perempuan dan anak milik Pemprov Jatim memiliki anggaran Rp 3 M lebih untuk penanganan perlindungan perempuan dan anak. Sedangkan untuk pencegahan kekerasan terhadap anak mencapai kisaran Rp 400 juta lebih. Tapi kekerasan seksual pada anak tinggi. Ada apa ini,”jelasnya saat dikonfirmasi di Surabaya, sabtu (27/7/2019).

Pria asal Sidoarjo ini mengatakan idealnya perlu ada koordinasi antar instansi terkait dalam sosialisasi dampak kekerasan pada anak. “ Jangan ada pembiaran dari pihak-pihak yang harusnya bertanggung jawab masalah tersebut,”jelasnya.

Dikatakan oleh pria yang anggota Komisi A DPRD Jatim ini, berharap agar ada koordinasi yang baik antar instansi di Pemprov yang menangani permasalahan tersebut.

“Kami minta masalah ini berkepanjangan harus ada pencegahan dan tindakan agar jumlahnya tak berkembang terus. Harus digiatkan untuk sosialisasi bahayanya kekerasan terhadap anak,”tutupnya. (Yudhie)