Suseskan Program Vaksinasi, Kamabida Jatim Gerakan Pramuka Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan

kabarkini.co – Dimasa pandemi ini Ketua Majelis Pembina Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap anggota Pramuka aktif dan gencar menyosialisasikan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Salah satu caranya ikut mensukseskan program vaksinasi sehingga dapat mencapai kekebalan komunal," ujarnya menyambut Hari Pramuka 2021 di Surabaya. Sabtu, (14/8/2021).

Ia menjelaskan sejak awal Juni 2021, terjadi tren peningkatan kasus COVID-19 yang diperparah munculnya varian baru Delta karena lebih cepat menular.

Situasi tersebut, kata Khofifah, direspons pemerintah dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta percepatan vaksinasi.

"Hasilnya, dalam beberapa hari terakhir, kebijakan ini mulai menunjukkan hasil positif karena terjadi penurunan tren pertambahan kasus harian serta kasus aktif semakin melandai," ucapnya.

Mengenai percepatan vaksinasi, berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 Jatim, total sasaran sebanyak 31.826.206 orang yang terdiri atas tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum, ditambah warga usia 12 hingga 17 tahun.

Hingga Jumat (13/8/2021), total vaksinasi se-Jatim dosis pertama sudah diikuti sebanyak 8.107.335 orang atau 25,47 persen, sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 4.106.575 orang atau 12,90 persen.

Adapun sejumlah daerah yang telah melampaui 70 persen vaksinasi untuk dosis pertama, yakni Kota Surabaya sebanyak 1.620.158 atau 73,04 persen dari target vaksinasi dan Kota Mojokerto yang mencapai 99.667 penduduk atau 98,15 persen dari target vaksinasi.

Oleh karena itu, pada HUT Ke-60 Pramuka, secara khusus Khofifah yang juga Gubernur Jatim itu menyampaikan terima kasih kepada semua jajaran Pramuka yang serentak melakukan vaksinasi, donor darah, maupun donor plasma konvalesen.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu berharap seluruh anggota Pramuka dapat membantu pemerintah dengan mengedukasi dan mampu menjadi pencerah atas maraknya berbagai kabar negatif maupun berita bohong yang bertujuan membuat situasi bangsa menjadi gaduh.

"Sebagai Kamabida Pramuka, jangan pernah bosan dan capek untuk mengedukasi masyarakat. Gunakan cara-cara santun agar apa yang disampaikan bisa diterima dengan baik. Salam Pramuka," katanya. @wid