Tak Serius Tegakkan Perda Resi Gudang, DPRD Jatim Ragukan Kinerja Disperindag Jatim

 

Kabarkini.com: Komisi B DPRD Jatim menuding Disperindag Jatim tak maksimal dalam menjalankan perda resi gudang. Dampa tak maksimalnya tersebut mengancam harga-harga kebutuhan pokok di Jatim.

“Selama ini kami melihat pihak Disperindag selaku leading sector tak menjalankan perda tersebut. Lalu buat apa perda ini dibuat kalau tak dijalankan. Kami kawatir akan mengganggu perekonomian di Jatim,”ungkap ketua Komisi B DPRD Jatim Achmad Firdaus di Surabaya, Kamis (5/3).

Firdaus mengatakan perda dibuat sebelumnya tujuannya untuk mengontrol harga-harga bahan pokok di Jatim agar tak terjadi lonjakan.” Namun, ketika perda sudah dibuat ternyata tak maksimal penegakannya,”sambungnya.

Firdaus berharap agar Disperindag Jatim tak main-main dengan penegakan perda resi gudang.” Mereka tentunya tahu dampak dari itu semua jika tak ditegakkan,”lanjutnya. Ditambahkan oleh Firdaus, pihaknya akan memanggil Disperindag Jatim untuk diminta penjelasannya terkait tak maksimalnya penegakan perda resi gudang tersebut.

Ditambahkan oleh Firdaus, selain memanggil terkait resi gudang, masih banyak lagi permasalahan di Jatim yang ada sangkut pautnya dengan Disperindag Jatim yang tak maksimal kinerjanya. “Mulai banyak bahan pokok import masuk, garam import dan yang terakhir soal penegakan perda resi gudang, kami melihat kinerja Disperindag Jatim perlu dilakukan evaluasi,”tutup politisi asal Partai Gerindra ini. (Yudhie)