Temuan BPK RI, Pengelolaan Obat Di RSJ Menur Surabaya Amburadul

Kabarkini.co:  Pengelolaan obat di RSJ Menur Surabaya ternyata amburadul. Bahkan, di dalam pengelolaan di rumah sakit tersebut ada dugaan juga permainan atau kongkalikong antara beberapa oknum rumah sakit dengan pihak distributor obat dalam pemenuhan obat di rumah sakit yang dimiliki Pemprov Jatim.

“ Bahkan ada laporan temuan BPK RI terkait pengelolaan obat di rumah sakit, khususnya di gudang obat,”ungkap sumber terpercaya di rumah sakit tersebut yang identitasnya tak mau disebut saat ditemui di RSJ Menur Surabaya, Kamis (23/5/2019).

Diterangkan oleh sumber tersebut permainan ada di dalam ketersediaan stok obat dirumah sakit.” Misalnya obat yang keluar dari gudang jumlahnya tidak sesuai dengan yang ada. Contohnya obat yang keluar atau masuk ke gudang tertulis 10 obat namun kenyataan Cuma 5 obat. Itu baru obat sejenis, kalao ada ribuan obat ini bayangkan saja berapa ratus juga atau milyard. Ini yang sering jadi permainan di RSJ Menur,”ungkapnya.

Sementara itu, Dirut RSJ Menur, dr Herlin Ferliana mengakui kalau ada temuan BPK RI terkait pengelolaan obat di RSJ Menur Surabaya. Namun, pihaknya sudah mulai melakukan perbaikan atas saran dari BPK RI tersebut.

“ Kami sudah mengirim dua staf kami ke BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) untuk minta tata cara pengelolaan pencatatan pendataan obat sesuai aturan yang berlaku. Kami berusaha memperbaikinya agar tak terjadi adanya permainan atau ketidak beresan dalam pengelolaan obat di RSJ Menur Surabaya,”ungkapnya. (setya)