Terjadi Kecelakaan, Warga Songgon Kompak Stop Dump Truk Penambang Pasir Operasional

Banyuwangi, kabarkini.co - Warga Songgon akhirnya menggugat atas rusaknya jalan yang ada di Kecamatan Songgon. Rusaknya jalan diduga akibat sering dilalui dump truk bermuatan pasir yang melebihi tonase. Akibatnya jalan rusak parah. Bahkan diduga akibat jalan rusak tersebut mengakibatkan warga mengalami kecelakaan tunggal tepat di depan kantor Desa Songgon, Selasa 12/10/2021 pukul 19.00 WIB.

"Karena telah terjadi kecelakaan pada warga Parangharjo Kamal dan Rama, tepat di depan Kantor Desa Songgon, pada hari Selasa pukul 19.00 wib. (saat adzan Isyak berkumandang) kecelakaan tersebut diduga akibat jalan rusak," kata Ustad Yitno salah satu tokoh masyarakat.

Ustad Yitno menyampaikan, bahwa pemberhentian dump truk tersebut adalah salah bentuk penyampaian aspirasi warga agar pihak penambang pasir dan Dinas PU memperbaiki jalan akses desa tersebut diperbaiki.

"Penghentian operasional dump truk di jalan Desa Songgon ini lantaran kesepakatan warga. Dan pemberhentian dump truk tersebut murni aspirasi warga tidak mengatasnamakan aliansi manapun," ujarnya lagi. Rabu, (13/10/2021).

Menurut informasi, bahwa seluruh warga Parangharjo sudah sepakat siap eskalasi yang sangat besar apabila tuntutan warga tidak terpenuhi. Apabila Dum truk muatan pasir tetap melintas masyarakat siap eksekusi di tempat.

"Dipastikan hari ini tidak ada tambang beroperasi, warga Parangharjo sudah kompak untuk mengawal proses perbaikan jalan, yang sudah di janjikan oleh para penambang dan dinas PU. Saya harap menjadi perhatian bagi semua pihak biar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. gigin