Terlibat Pengerukan Badan Jalan Aspal Ilegal, Kades Sumberbulu Banyuwangi Dilaporkan Ke Polisi

Banyuwangi, Kabarkini.co;Pengerukan badan jalan aspal yang dinilai tidak mengantongi ijin hingga saat ini masih dibiarkan mangkrak dan berakibat merugikan bagi pengguna jalan yang melewatinya tepatnya di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon hingga akibat  pengerusakan jalan tersebut dilaporkan oleh warga kekantor Polresta Banyuwangi.

Diungkapan oleh salahsatu korban bermama Budi yang kondisi rumahnya berada persis didepan jalan yang dikeruk oleh Kepala Desa (Kades) Sumberbulu saat diwawacarai mengatakan, ia mengaku sangat keberatan dan pengerukan jalan tersebut tidak didukung oleh dokumen lengkap dari dinas PU Binamarga  Kabupaten Banyuwangi.

" Semestinya dalam kegiatan yang terkait pembangunan dilakukan komunikasi ke sejumlah warga yang berdampak. Namun, realitanya Kades Sumberbulu melakukan hal itu asal keruk dan seenaknya saja tanpa memperdulikan ke warganya. Apalagi saat pengerjaan proyek pengerukan tidak didampinggi oleh Dinas terkait. Berhubung merugikan saya selaku pemilik rumah yang berada persis didepan tempat tinggal saya dan akhirnya menempuh jalur hukum melaporkan kekantor Polresta Banyuwangi,"ungkapya, rabu (3/2/2021).

Hingga saat ini kondisi jalan masih dibiarkan mangkrak oleh Kades Sumberbulu tidak ada kejelasannya.Terpisah, Kades Sumberbulu, Sarengat saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar.

Pantauan wartawan saat berada dilokasi, sejumlah matrial tanah batu yang dikeruk dibuang di sempadan sungai dan menurut keterangan sejumlah saksi beberapa matrial batu ada yang dijual.(Gin/Tyo)