Tiga Daerah Di Jatim Jadi Pilot Project Penerapan Teknologi Aplikasi Pendeteksi Ikan





 
Kabarkini.co: Tiga daerah di Jati, yaitu Pacitan, Lamongan dan Pamekasan menjadi pilot project dari penerapan teknologi informasi untuk mendeteksi keberadaan ikan. Untuk Jatim sendiri, tiga daerah tersebut merupakan pilot project kedua setelah beberapa daerah di Jabar.
 
Teknologi informasi yang berbasis Global Position System (GPS)  diharapkan mampu memudahkan nelayan saat melakukan penangkapan ikan di laut. Teknologi terbaru tersebut merupakan kerjasama ini dilakukan Pemprov Jatim bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 
 
"Sudah  saatnya nelayan diperkenalkan digital IT untuk menangkap ikan. Jika saat ini nelayan mencari  ikan menggunakan insting, apalagi lautan Indonesia sedemikian luasnya. Maka dirasa perlu penerapan teknologi agar kerja para nelayan kita semakin efektif dan efisien waktu, tenaga dan BBM nya tetapi  maksimal jumlah tangkapannya," ungkap Khofifah di Surabaya, sabtu (7/9/2019).
 
Mantan Mensos ini mengatakan dengan aplikasi tersebut memungkinkan nelayan melihat dimana lokasi ikan berada, sehingga mereka bisa langsung menuju ke lokasi ikan yang sedang berkumpul tersebut.
 
 "Poinnya nelayan tidak harus muter-muter, mereka tahu kemana tempat yang harus dituju. Dan tempat itu sudah dipastikan ada ikannya, sehingga mereka bisa hemat waktu, hemat energi dan tenaga tetapi mendapatkan hasil yang berlimpah," imbuhnya. (Wahyu)