Turun Dapil Saat Wabah Corona Meluas, Dewan Jatim Gencar Ingatkan Masyarakat Tentang Social Distance

Surabaya Kabarkini.co: Sebaran virus corona yang semakin meluas di Jatim, mengundang keprihatinan dari anggota Komisi E DPRD Jatim Deni Wicaksono dari unsur Fraksi PDIP.

Sebagai bentuk keprihatinannya, politisi yang juga alumnus Unair Surabaya ini memanfaatkan musim resesnya untuk mengajak masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat.Ia menilai hal yang penting dan sering diabaikan adalah social distance. Bersama bupati Ngawi Budi Sulistyono, Deni Wicaksono mengingatkan masyarakat pentingnya social distance untuk memotong sebaran corona di Jatim.

Social distance saat Covid-19 mewabah adalah mengurangi pertemuan massal, tak berada di area ramai, dan menjaga jarak sekitar 2 meter dari orang lain, terutama dari mereka yang menunjukkan tanda-tanda sakit.

"Social distance ini kan bertujuan untuk menghambat wabah untuk mengurangi kemungkinan infeksi di antara populasi berisiko tinggi. Namun masyarakat masih banyak yang mengabaikannya," ujarnya saat ditemui di Ngawi, Selasa (31/3/2020).

Dikatakan oleh Deni, setidaknya masyarakat harus tahu, untuk sementara waktu hindari berjabat tangan.” Ini bukan karena sombong, namun langkah preventif agar virus tidak semakin menyebar. Ini perlu dijelaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman,"jelasnya.

Selain melakukan edukasi terhadap masyarakat tentang social distance, Deni mengaku juga mendorong daerah khususnya pada pelayanan di rumah sakit umum daerah baik milik provinsi maupun kabupaten/kota di Jatim membuka unit pelayanan kesehatan herbal.

“Ini bukan hanya karena wabah penyakit corana mulai masuk ke Indonesia. Tapi bagaimana kita dapat memicu kesadaran bahwa kita memiliki tanaman obat yang mudah ditanam dan tak mahal yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan dan memiliki nilai ekonomis," tandasnya. (Yudhie)