Usung Puti Di Pilgub Jatim, Pengamat Sebut PDIP Sedang Panik

 

Kabarkini.co: Pengamat politik asal Untag Surabaya Kris Laga Kleden melihat keputusan DPP PDIP menurunkan Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim untuk berpasangan dengan Gus Ipul adalah bentuk kepanikan dari PDIP.

“ Terlepas dari kasus yang menimpa Bupati Anas yang sebelumnya berpasangan dengan Gus Ipul, kami melihat ini merupakan bentuk kepanikan dari mereka,”ungkapnya saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (1/2).

Kris Laga Kleden mengatakan pihaknya mempertanyakan alasan DPP PDIP memilih Puti Guntur Soekarno untuk terjun di Pilgub Jatim. “ Kalau niat untuk memenangi Pilgub Jatim dengan menurunkan Puti kenapa baru muncul pas saat kasus Anas muncul. Kenapa tidak sejak awal diturunkan di Jatim sehingga target menang saya yakin bisa terpenuhi,”sambungnya.

Diungkapkan pula oleh Kris Kleden,masih banyak tokoh di Jatim yang layak untuk mendampingi Gus Ipul selain Puti. “Ada pak Kusnadi (Ketua DPD PDIP Jatim) yang mengakar sampai ditingkat ranting PDIP. Terlepas dari survey beliau tapi saya kira pak Kusnadi sangat pas untuk itu. Bukan malah mendatangkan orang baru ke Jatim meski ada trah dengan bung Karno,”terangnya.

Ketika dikonfirmasi sosok Puti adalah cucu bung Karno, Kris Laga Kleden mengaku dirinya melihat saat ini nama tokoh besar nasional seperti Bung Karno atau lainnya yang melekat pada seseorang bukan jaminan untuk memenangi sebuah pilkada.

“Tak ada jaminan untuk itu. Untuk memenangi pilkada itu yang perlu diperhatikan adalah strategi bagaimana  menyakinkan masyarakat untuk bisa membawa kesejahteraan. Bukan mengandalkan trah saja untuk membawa kesejahteraan bagi rakyat,”pungkasnya. (Ari)