Viral Beredar Video Lambannya Pelayanan Unit Tranfusi Darah, Inilah Jawaban Dirut Soetomo

 

Kabarkini.com: Dirut RS Dr. Soetomo Surabaya Harsono membantah adanya kelambanan dalam pelayanan rumah sakit di rumah sakit terbesar se Indonesia Timur tersebut.

“ Tak benar kami lamban karena ada SOP nya di rumah sakit,”ungkap mantan bupati Ngawi ini saat ditemui di Surabaya, Minggu (18/2).

Harsono justru mempertanyakan dibagian rumah sakit yang menunjukkan lambannya pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya. “Coba tunjukkan pada kami, nanti akan perbaiki jika ada kelambanan,”lanjutnya.

Terkait video viral di medsos dalam pelayanan unit tranfusi darah, Harsono mengaku hal tersebut tak ada didalam kelambanan tersebut.” Sudah saya cek tak ada itu dan semua sudah sesuai prosedur,”sambungnya.

Ditambahkan oleh Harsono, sebenarnya pihaknya keberatan terhadap pengambilan gambar di rumah sakit dipimpinnya. “ Karena hal tersebut sepihak. Seharusnya pihak yang dirugikan melapor kepada kepala instalasi. Bukan malah memvideokan hal tersebut. Karena ini sepihak tanpa konfirmasi dengan pihak rumah sakit untuk diviralkan di medsos. Hal ini sangat merugikan kami,”terangnya.

Harsono berharap kedepan tak ada lagi keluarga pasien atau masyarakat umum untuk mengambil gambar atau video di rumah sakit karena di dalam rumah sakit ada SOP yang harus dipatuhi. “Tak sembarangan untuk mengambil gambar pelayanan. Kalau ada keluhan silahkan lapor ke kepala instalasi terkait,”tandasnya.

Sekedar diketahui,dua buah video masing-masing berdurasi 47 detik dan 32 detik diunggah oleh si pemilk akun facebook bernama Gretta Sukma Kusuma pada tanggal 15 februari 2018 sekira pukul 5 sore.

Dalam video tersebut, terjadi perdebatan antara keluarga pasien dengan petugas pelayanan bank darah saat pasien meminta klarifikasi atas ketiadaan petugas sewaktu dirinya membutuhkan darah buat keluarganya yang sedang menjalani operasi.(Yudhie)