Warning Masuk Musim Penghujan, Sungai Glondong Di Banyuwangi Rutin Banjir

Banyuwangi, Kabarkini.co:Aliran sungai Glondong yang menghubungkan antara 2 (dua) desa yakni, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari dan Desa Watukebo disaat musim penghujan sering mengalami terjadi banjir.

Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah warga masyarakat setempat yang bertempat tinggal di Dusun Blibis bersebelahan dengan aliran sungai ketika ditemui mengatakan,  bahwa disaat hujan deras sejumlah warga masyarakat khawatir bila terjadi banjir. Apalagi, air yang berada dialirkan sungai tersebut sudah berwarna kecoklatan.

" Aliran sungai Glondong beberapa hari ini terlihat kecoklatan karena hujan dari arah barat seperti di daerah Songgon dan Singojuruh merupakan satu aliran pembuangan menuju ke aliran Glondong hingga terbuang ke laut. Air sungai terlihat banjir jika melebihi 2 meter dan aliran dari arah barat nampak deras sekali, dilihat dari itu warga masyarakat mulai khawatir karena kondisi fisik sepanjang aliran sungai belum ada pembangunan plengsengan," Ungkapnya. Minggu(5/1/2020)

Ditemui terpisah, begitu pula disampaikan Kepala Desa Patoman, Drs Suwito mengakui jika disaat musim penghujan apabila aliran sungainya meluap berarti hujan dari arah barat di sekitar daerah Songgon, Singojuruh sangat lebat sehingga aliran sungainya deras.

" Terjadinya banjir jika hujannya merata dan secara terus menerus sehingga daya tampung yang berada disepanjang aliran sungai tidak mencukupi hingga masuk ke sejumlah pemukiman penduduk dan lahan milik warga masyarakat juga hanyut terendam air," Jelasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya banjir perlu dilakukan normalisasi dan pembagunan plengsengan yang berada di sebelahnya aliran sungai agar tidak meluap masuk ke pemukiman warga hingga kejalan umum.(Tyo)