Yuk 'Berburu' Menu Lezat nan Menyehatkan di The G Flavours Surabaya

Surabaya, kabarkini.co : Gaya hidup tak sehat kerap memicu seseorang abai akan kesehatan tubuh. Bahkan hal itu diperparah dengan padatnya rutinitas tinggi yang tak ditunjang dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi tak sesuai kebutuhan tubuh.

Namun, hal itu tak berlaku ketika anda menyambangi Resto The G Flavours di Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Sebab, kuliner yang disajikan cenderung mendukung upaya pola hidup sehat masyarakat, terlebih mereka juga mengusung konsep healthy lifestyle.

Owner The G Flavours, Mirza Denovan mengamini hal itu. Ia mengklaim, resto besutannya menerapkan no waste dalam pengolahan bahan baku pembuatan makanan. Artinya, seluruh bagian bahan baku difungsikan tanpa dibuang.

"Kami memegang prinsip no waste dengan mengurangi sampah makanan," kata Mirza, Minggu (5/12/2021).

Ia mencontohkan, seperti halnya udang yang digunakan sebagai bahan baku makanan, mulai kulit, ekor kepala, hingga daging dimanfaatkan maksimal. Seperti halnya kulit udang yang telah diolah menjadi keripik.

"Sementara, dagingnya untuk olahan makanan pokok. Jadi, memang benar-benar kami manfaatkan, tidak membuang-buang bahan," beber dia.

Mirza mengaku, restonya juga memberikan opsi pilihan makanan 'ciamik' bagi penikmat vegetarian, seperti buah dan sayuran. Meski serupa, namun cita rasa dan serta bumbu yang diolah dalam sajiannya lebih nikmat. Bahkan, mendukung gaya hidup sehat para milenials dan gen-z.

"Paling jauh (buah dan sayur) kami ambil dari Malang. Kami pilih yang organik, agar lebih sehat dan fresh," tandasnya.

Namun, bukan berarti tak ada menu berat lainnya. The G Flavours juga menghidangkan menu berat nan nikmat.

Chef Owner Resto G-An Affairs of Flavours atau The G Flavours, Thomas Tirta merekomendasikan makanan dan minuman yang sehat bagi tubuh, sesuai konsep healthy lifestyle dalam mendukung gaya hidup sehat. Nah, untuk menu, salah satu yang disajikan bagi para penikmat makanan berat di kota pahlawan adalah Sei Iga Bakar Bambu Padang. 

Untuk bahan-bahannya, Thomas terlebih dulu memasak Daging Iga pilihan menggunakan sous vide. Sebelum diproses lebih lanjut, iga dibumbui lalu dimasak sedemikian rupa selama 12 jam.

Kemudian, diakhiri dengan josper grill secara apik. Tak ayal, menjadikan tekstur daging kian lembut nan lezat, bahkan lumer di lidah dalam gigitan pertama.

"Kita sajikan (menu iga) di atas bambu, ada bumbu padang untuk menambah rasa lezat iga bakar," tuturnya.

Kendati anyar, Thomas mengaku sudah banyak konsumen yang penasaran dan mencicipi menu berbahan iga tersebut. Malah, tak sedikit pula yang memborong untuk menu bersama sanak keluarga.

Thomas mengungkapkan, pihaknya juga menyajikan menu Air Fried Smoked duck dan digadang-gadang menjadi menu andalan. Lantaran, dihidangkan dengan piranti unik, yakni wadah kaca berisi ‘smoke’. Tak heran, Air Fried Smoked juga menjadi salah satu menu favorit dan menjadi pertunjukkan spesial bagi para tamu yang datang.

Usai sudah santap menyantap makanan ringan dan berat, tak ada salahnya Anda juga meneguk minuman pelepas dahaga. Thomas menganjurkan untuk mengonsumsi kombinasi beverage dengan cita rasa lokal.

Ada beragam mocktails dan cocktails bervariasi nan segar. Salah satu minuman recomended adalah beverage Forbidden Garden, minuman berbahan cocktails, namun beda dengan yang lain. Karena, warna cocktails dapat berubah-ubah serta dihiasi dengan aneka bunga cantik nan elok.

Penyajiannya juga terbilang menarik. Sebab, disajikan dengan Gin yang sudah diinfuse Bianco Bitter Liqueur dan bunga chamomile. "Ada yang kami kombinasikan dengan cita rasa lokal, agar lebih lekat dan segar di lidah," terangnya.

Nah, bagi pemburu kuliner di kota pahlawan, Anda bisa mengunjungi The G Flavours yang terletak Tunjungan Plaza 6 (entrance lobby), Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Walau berada dalam kawasan mall, bukan berarti seluruh areanya indoor loh, ada pula space outdoor dengan interior nan dekorasi taman yang asri, nuansa kental ala pulau dewata lantaran ada batu-batuan alami khas Bali.

Suasana semakin cozy lantaran ornamen dari kayu yang dapat membuat pelanggan enggan beranjak. "Kami memberikan pengalaman yang unik kepada setiap tamu yang datang ke The G Flavours. Para tamu kita ajak untuk berinteraksi dan menyantap sajian serta layanan kami di sini," tutupnya. (K3)