Banda Aceh, Kabarkini.co – Menjelang perayaan Idulfitri, harga cabai merah di Pasar Al Mahirah Banda Aceh kembali mengalami kenaikan. Harga komoditas dapur tersebut naik sekitar Rp10 ribu per kilogram dari harga sebelumnya.
Sejumlah pedagang menyebutkan, harga cabai merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp35 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini mulai dirasakan dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan dapur menjelang Lebaran.
Salah seorang pedagang di pasar tersebut, Saiful, mengatakan lonjakan harga cabai merah biasanya terjadi setiap mendekati hari raya.
“Sekarang harga cabai merah sudah Rp35 ribu per kilo. Sebelumnya masih Rp25 ribu. Biasanya kalau sudah dekat Lebaran memang naik karena banyak yang beli,” kata Saiful saat ditemui di Pasar Al Mahirah, Banda Aceh.
Menurut Saiful, selain harga yang naik, jumlah pembeli juga mengalami peningkatan. Ia memperkirakan jumlah pembeli meningkat sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.
“Pembeli juga mulai ramai. Kalau dibanding hari biasa, sekarang kira-kira naik sekitar 20 persen karena orang sudah mulai belanja untuk kebutuhan Lebaran,” ujarnya.
Cabai merah menjadi salah satu bahan dapur yang paling banyak dicari masyarakat karena digunakan dalam berbagai masakan khas Lebaran. Selain meningkatnya permintaan, pasokan dari daerah penghasil juga disebut menjadi faktor yang memengaruhi harga di tingkat pedagang.
Meski harga mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di pasar tetap ramai. Warga tetap membeli cabai merah untuk memenuhi kebutuhan memasak menjelang Hari Raya. Pedagang memperkirakan harga cabai merah masih berpotensi mengalami perubahan hingga mendekati Lebaran, tergantung pada kondisi pasokan dan tingkat permintaan masyarakat.




Komentar