Bea Cukai Lhokseumawe Lampaui Target Penerimaan Cukai 2026, Rokok Ilegal Jutaan Batang Digagalkan

Tidak hanya pada aspek penerimaan, sebutnya, kinerja pengawasan juga menunjukkan hasil signifikan. Hingga awal triwulan II 2026, Bea Cukai Lhokseumawe telah melakukan sejumlah penindakan di bidang kepabeanan dan cukai

Lhokseumawe, Kabarkini.co – Bea Cukai Lhokseumawe mencatat capaian kinerja positif pada awal tahun 2026. Hingga awal triwulan II, penerimaan cukai bahkan telah melampaui target tahunan yang ditetapkan.

Capaian tersebut terungkap dalam pelaksanaan Dialog Kinerja dan Risiko Organisasi (DKRO) yang dipimpin langsung Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo. Forum tersebut menjadi ajang evaluasi strategis terhadap capaian kinerja sekaligus pengelolaan risiko organisasi.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, mengatakan hingga periode awal triwulan II 2026 pihaknya telah menghimpun penerimaan negara sebesar Rp185,339 miliar.

Dari jumlah tersebut, realisasi penerimaan sektor cukai mencapai Rp3,18 miliar atau sebesar 101,33 persen dari target tahunan.

“Capaian ini merupakan indikator positif atas efektivitas pengawasan dan optimalisasi penerimaan negara yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Vicky dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026)

Tidak hanya pada aspek penerimaan, sebutnya, kinerja pengawasan juga menunjukkan hasil signifikan. Hingga awal triwulan II 2026, Bea Cukai Lhokseumawe telah melakukan sejumlah penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Dalam penindakan di sektor cukai, petugas berhasil menggagalkan peredaran 9,21 juta batang rokok ilegal.

Selain itu, melalui sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya, turut dilakukan penindakan terhadap peredaran narkotika jenis ganja dengan total barang bukti mencapai 73.350 gram.

Di sisi pelayanan, Bea Cukai Lhokseumawe juga mencatat tingkat kepuasan pengguna jasa yang tinggi. Berdasarkan hasil survei, indeks kepuasan pengguna jasa mencapai skor 3,8 dari skala 4, yang mencerminkan kualitas layanan yang semakin responsif dan profesional.

Bambang Sutarjo dalam arahannya menegaskan bahwa capaian positif ini tidak terlepas dari sinergi seluruh elemen, baik internal organisasi maupun dukungan eksternal dari masyarakat dan para pemangku kepentingan.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh pegawai serta dukungan masyarakat. Ke depan, konsistensi dan integritas harus terus dijaga untuk memastikan kinerja yang berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan capaian ini, Bea Cukai Lhokseumawe menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berimbang.

Editor: Redaksi