Apes! Plt Direktur Mundur, Gaji ASN dan TPP di RSIA Tertahan
Banda Aceh, Kabarkini.co – Kekosongan jabatan pimpinan di RSIA mulai berdampak langsung terhadap hak para Aparatur Sipil Negara (ASN). Gaji ASN untuk bulan Juli 2026 hingga kini belum dapat diproses menyusul pengunduran diri Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSIA, dr. Alfian, Sp.An, yang juga menjabat sebagai Pengguna Anggaran (PA).
Informasi tersebut disampaikan kepada seluruh ASN RSIA yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui pemberitahuan internal yang beredar di lingkungan rumah sakit.
Akibat belum adanya pejabat yang memiliki kewenangan sebagai Pengguna Anggaran, proses pencairan gaji ASN bulan Juli 2026 terpaksa ditunda. Tidak hanya itu, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk bulan Juni 2026 juga tidak dapat diproses.
Kepala Bagian Keuangan RSIA, Zainuddin Abdullah,saat menjawab konfirmasi Kabarkini.co, mengatakan hingga saat ini pihak KTU RSIA masih terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Aceh (BKA) untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Pencairan gaji ASN bulan Juli 2026 dan TPP bulan Juni 2026 baru dapat diproses setelah adanya penunjukan kembali pimpinan RSIA yang memiliki kewenangan sebagai Pengguna Anggaran, baik Direktur definitif, Pelaksana Tugas (Plt), maupun Pelaksana Harian (Plh),” ujarnya.
Situasi ini dapat memicu keresahan di kalangan pegawai karena menyangkut hak dasar yang menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi, keterlambatan pembayaran gaji dan TPP dinilai dapat berdampak pada kondisi finansial para ASN beserta keluarganya.
Kini perhatian tertuju pada langkah pemerintah untuk segera mengisi kekosongan jabatan pimpinan agar roda administrasi dan pengelolaan keuangan rumah sakit dapat kembali berjalan normal serta hak-hak pegawai dapat segera dipenuhi.
