Anak Muda Makin Banyak Pakai Narkoba, Ini ‘Strategi Perang’ GPAN

Kabarkini.co - Tren pengguna narkoba di kalangan pelajar belakangan makin memprihatinkan. Menurut catatan DPW Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) Jawa Timur saat ini jumlah remaja yang memakai narkoba mencapai 200 orang.

Fenomena inilah yang membuat DPW GPAN Jatim bertekad menjadikan anak-anak usia sekolah sebagai target kegiatan sosialisasi anti narkoba.

“Kami akan rangkul mereka dan memberi keyakinan bahwa mereka punya teman sebagai tempat curahan hati (curhat),” tegas H Zahrul Azhar Asumta SIP MKes, Ketua Umum DPW GPAN Jatim.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Hans ini, anak-anak usia sekolah ini jiwanya masih sangat labil sehingga muda dipengaruhi banyak hal. Apabila mereka tidak mendapat teman dari lingkungan yang tepat maka dipastikan mudah terjerumus ke tangan-tangan tidak bertanggung jawab.

“Program kami adalah preventif dan promotif. Kami akan dekati mereka dan meyakinkan bahwa mereka punya teman yang sama. Dengan begitu diharapkan tidak ada jarak dan mudah untuk menjauhkan mereka dari pengaruh negatif narkoba,” jelas H.Zahrul.

Sementara itu ditemui di tempat yang sama di sebuah restoran di kawasan Surabaya Timur, Dr Sukma Sahadewa SH MH MSos MKes CLA, Ketua DPC GPAN Surabaya menandaskan keberadaan GPAN tidak bersinggungan dengan organisasi sejenis.

“Masalah penyalahgunaan narkoba ini masalah kita bersama, jadi tidak bisa ditangani sendiri-sendiri,” ucapnya.

Ditekankan Sukma, pihaknya akan melakukan sinergi dengan banyak pihak untuk bersama-sama menanggulangi penyimpangan pemakaian narkoba ini. “Kami akan saling melengkapi,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui bahwa Sukma Sahadewa adalah Ketua DPC GPAN Surabaya bersama dengan Dr Abdul Aziz Muhammad MA yang dipercaya sebagai Ketua DPC GPAN Sidoarjo periode 2017-2022.

“Kami segera melakukan aksi untuk bisa masuk ke kalangan anak muda,” tutup Abdul Aziz Muhammad.