Minta KPK Turun, DPR RI Temukan Ketidakberesan Pembangunan Terminal Joyoboyo Surabaya

Kabarkini.co: Komisi V DPR RI menemukan ketidakberesan pembangunan terminal Joyoboyo Surabaya. Ketidakberesan tersebut terkuak setelah komisi V DPR RI menemukan kenekatan Dishub kota Surabaya yang melakukan pembangunan terminal Joyoboyo meski status terminal tersebut belum jelas.

“ Saya dapat informasi dari Kadishub Jatim kalau terminal Joyoboyo itu harusnya masuk dalam terminal tipe B dimana pengelolaannya nantinya harus diserahkan ke Propinsi. Tapi faktanya, oleh Pemkot yang dalam hal ini diwakili Dishub kota Surabaya tak kunjung menyerahkan pengelolaannya ke Propinsi. Malah melakukan pembangunan di terminal Joyoboyo. Ini jelas ada pelanggaran UU Otonomi daerah,”ungkap anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo saat sidak di terminal Joyoboyo Surabaya, Senin (8/10).

Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan  atas temuan itu, pihaknya minta dihentikan dulu pembangunannya sebelum ada status yang jelas dari terminal tersebut. " Kami minta KPK segera turun tangan menyelidiki pembangunan terminal Joyoboyo tersebut kalau dalam pembangunan terminal ada kepentingan proyek,"pintanya.

Tak hanya itu, kata Bambang Haryo, dirinya menuding Pemkot Surabaya telah melakukan tindakan arogan dalam memperlakukan sopir-sopir angkot (Angkutan Kota)di terminal Joyoboyo Surabaya. “ Saya katakan arogan karena saat pembangunan terminal Joyoboyo tersebut, ternyata oleh Pemkot Surabaya para sopir angkot di relokasi tanpa manusiawi,”lanjutnya.

Bambang lalu membeberkan tak manusiawinya relokasi para sopir angkot tersebut yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah tak dinyalakannya lampu jalan di dalam terminal Joyoboyo.

"Kami minta Pemkot Surabaya segera menyelesaikan relokasi angkutan di Joyoboyo, dan lampu untuk segera dinyalakan. Apabila seruan dan permintaan dari para sopir kami anggap pemkot arogan dan tidak sesuai dengan pelayanan public yang baik. Pihaknya juga akan melaporkan pembangunan terminal joyoboyo ini ke sidang paripurna DPR RI,"katanya.(Rik)