Banda Aceh, KabarKini.co – Pemerintah Aceh masih menunggu informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) terkait jumlah warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh yang berada di Iran maupun negara-negara Timur Tengah lainnya.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan hingga saat ini Kemenlu RI belum menyampaikan klasifikasi WNI berdasarkan daerah asal, termasuk dari Aceh.
“Hingga kini, Kemenlu RI belum menyampaikan klasifikasi WNI berdasarkan daerah asal, termasuk Aceh,” kata Muhammad MTA dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, informasi yang disampaikan kepada publik sejauh ini menyebutkan terdapat sekitar 329 WNI yang berada di Iran. Sebagian besar dari mereka merupakan mahasiswa dan pelajar yang menetap di Kota Qom dan Teheran.
Sementara itu, proses evakuasi terhadap WNI dari Iran telah mulai dilakukan sejak Jumat (6/3). Pada tahap pertama, sebanyak 32 orang berhasil dievakuasi melalui Azerbaijan.
Pemerintah Indonesia masih melanjutkan proses evakuasi berikutnya dengan mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Sementara itu, kata MTA, kondisi WNI di negara-negara Timur Tengah lainnya dilaporkan relatif aman.
“Pemerintah setempat juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, termasuk warga asing, untuk membatasi aktivitas di luar rumah kecuali untuk keperluan mendesak, sebagai langkah antisipasi terhadap situasi keamanan,” jelasnya.
Dikatakannya, Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta terus berkoordinasi dengan Kemenlu RI untuk memantau perkembangan situasi tersebut, termasuk kemungkinan adanya warga asal Aceh di antara WNI yang berada di kawasan terdampak.
MTA mengatakan pihaknya akan segera menyampaikan perkembangan terbaru kepada media apabila telah memperoleh informasi lanjutan dari pemerintah pusat.




Komentar