Rhoma Irama Siap Jadi Jurkam Khofifah-Emil

Kabarkini.co - Raja Dangdut Rhoma Irama kembali bernostalgia dengan Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim, setelah sang Raja Dangdut tersebut menyatakan siap menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.

Salah satu pertimbangan Rhoma mendukung Khofifah menjadi Gubernur Jatim, karena mantan Menteri Sosial itu dinilai punya visi dan misi luar biasa untuk mensejahterakan berbagai aspek kehidupan jasmani dan rohani masyarakat Jatim lewat program Nawa Bhakti Satya.

"Di dalam Nawa Bhakti Satya, banyak sekali program yang betul-betul menyentuh masyarakat bawah, masyarakat miskin untuk diberdayakan," kata Rhoma saat menerima silaturahim Khofifah di kediamannya, Jalan Pondok Jaya VI, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2018).

Selain itu, dalam sembilan program andalan tersebut, Khofifah juga akan berupaya menyejahterakan hafidz-hafidzoh serta takmir masjid. "Semua itu tak lepas dari gagasan beliau ini," tambah Rhoma yang pernah menjadi jurkam Khofifah saat berpasangan dengan Herman Sumawiredja di Pilgub Jatim 2013.

Rhoma percaya Khofifah akan terpilih menjadi gubernur Jatim dan bisa menyejahterakan masyarakatnya, karena memiliki pengalaman sebagai Menteri Sosial dan saat ini menjabat ketua umum PP Muslimat NU.

"Waktu sebagai Mensos, sudah kita lihat kinerja beliau yang sangat apresiatif dan profesional dalam mengangkat masyarakat bawah, masyarakat miskin, sehingga bisa berdaya," katanya.

Deretan prestasi itu, menurut Rhoma, menjadi salah satu persyaratan seorang pemimpin yang bisa mewujudkan pembangunan masyarakat yang religius, di samping secara ekonomi juga maju.

"Beliau juga sangat berpengalaman, karena itu saya yakin beliau mampu memimpin Jatim dengan siddiq, tabligh amanah, fathonah. Insyaallah," jelasnya.

Bagi Khofifah-Emil, dukungan Rhoma ini semakin menambah kekuatan vote getter (pendulang suara) di Pilgub Jatim 2018.

Sebelumnya, artis lain yang siap menjadi jurkam yakni musisi yang juga anggota DPR RI, Anang Hermansyah sekeluarga, pedangdut Danang Pradana Dieva dan komedian Eko Patrio. Menyusul bergabung Pasha Ungu dan sejumlah seniman di Jatim.