Video Pengibaran Bendera Bulan Bintang Viral, Pengawasan Keamanan Aceh Dipertanyakan

Belum diketahui secara pasti di mana dan kapan video tersebut direkam.

Banda Aceh, Kabarkini.co– Sebuah video pengibaran bendera bulan bintang mendadak viral di media sosial dan memicu tanda tanya serius soal pengawasan aparat keamanan di Aceh. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @toke_sawit_aceh2 dan dengan cepat menyebar luas.

Dalam rekaman itu, terlihat sekelompok orang mengenakan pakaian loreng menyerupai militer, lengkap dengan formasi barisan layaknya pasukan terlatih. Mereka tampak melaksanakan upacara pengibaran bendera bulan bintang simbol yang selama ini identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Belum diketahui secara pasti di mana dan kapan video tersebut direkam. Namun, hingga kini, video itu telah ditonton lebih dari 209 ribu kali dan mengumpulkan sedikitnya 2.479 tanda suka dan 950 komentar yang bergam, menandakan luasnya perhatian publik terhadap peristiwa tersebut.

Yang menjadi sorotan bukan sekadar isi video, melainkan bagaimana kegiatan semacam itu bisa terjadi tanpa terdeteksi aparat. Jika benar dilakukan di wilayah Aceh dalam waktu dekat, pertanyaan mendasar muncul di mana peran intelijen dan pengawasan keamanan?

Pengibaran simbol yang sensitif secara historis dan politis bukan perkara sepele. Apalagi jika melibatkan atribut menyerupai militer dan dilakukan secara terorganisir. Publik pun berhak mempertanyakan apakah ini sekadar aksi simbolik, provokasi, atau indikasi lemahnya kontrol keamanan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan terkait keaslian video maupun langkah yang akan diambil. Ketiadaan respons cepat justru berpotensi memperbesar spekulasi dan keresahan di masyarakat.

Di tengah upaya menjaga stabilitas dan perdamaian pasca konflik, kejadian ini menjadi ujian serius bagi aparat. Pengawasan tidak boleh longgar terlebih terhadap aktivitas yang berpotensi memantik sensitivitas lama.

Jika aparat abai, maka bukan hanya wibawa negara yang dipertaruhkan, tetapi juga kepercayaan publik yang selama ini dijaga dengan susah payah.