XL Ikut Serta Kembangkan Pengetahuan Kaum Difabel

Kabarkini.co - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berkomitmen kuat untuk mendukung penyediaan sarana literasi bagi kalangan penyandang disabilitas, terutama tuna netra.

Komitmen tersebut diwujudkan, salah satunya melalui program Karyawan Berbagi Bersama Membangun Negeri, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam perayaan ulang tahun XL Axiata yang ke-21.

Program ini mengajak karyawan untuk turut serta berpartisipasi dalam penyediaan buku audio dengan cara membaca buku dan merekamnya. Program ini akan berlangsung sepanjang tahun, dan telah tersedia berbagai macam tema buku untuk dibaca dan direkam.

Untuk pendistribusian buku audio ini ke kalangan penyandang disabilitas, XL Axiata kembali bekerjasama dengan AyoBaca.In, organisasi yang penaruh keperdulian pada upaya penyediaan sarana literasi bagi penyandang tuna netra.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengakomodir tingginya minat teman-teman karyawan XL Axiata untuk terlibat dalam kegiatan edukasi mengenai dunia digital kepada masyarakat di berbagai kota," kata Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communications XL Axiata.

"Untuk buku audio ini kami memang membutuhkan pastisipasi dari banyak sukarelawan mengingat jumlah banyaknya pula buku yang perlu dibaca dan direkam. Jadi secara teknis, diperlukan 1 orang untuk membacakan minimal 1 bab," imbuhnya.

Tri menambahkan, berdasarkan data Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), dari total jumlah penyandang tuna netra di Indoesia yang mencapai 3,7 juta, hanya sekitar 2.000 orang yang memiliki akses membaca buku.

Hanya sekitar 3 persen buku yang telah diubah ke huruf braille dan audio book. Atas pertimbangan itu, maka XL Axiata dan AyoBaca.in telah menyiapkan beragam buku yang akan diubah menjadi buku audio.

Buku-buku tersebut antara lain bertema rohani, filsafat, hobi, kewanitaan, pengembangan diri, anak dan remaja, pendidikan, ekonomi, bisnis, manajemen, kesehatan, hukum, sosial dan politik, sastra dan budaya, spikologi, hingga teknik dan komputer. Targetnya, hingga akhir tahun nanti akan bisa di-audio-kan antara 20-25 buku, yang akan melibatkan sekitar 200-250 orang karyawan. (d)