Kunjungan Wisman ke Aceh Naik, Penumpang Transportasi Justru Menurun

Seiring meningkatnya kunjungan wisman, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh juga mengalami kenaikan

Banda Aceh, Kabarkini.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh pada April 2026 mencapai 3.080 kunjungan. Jumlah tersebut meningkat 14,75 persen dibandingkan Maret 2026 dan naik 39,75 persen dibandingkan April 2025.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria, mengatakan pemantauan kunjungan wisatawan mancanegara dilakukan melalui dua pintu masuk utama, yakni Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Balohan, Sabang.

Seiring meningkatnya kunjungan wisman, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh juga mengalami kenaikan. Pada April 2026, TPK hotel berbintang tercatat sebesar 24,35 persen atau naik 4,56 poin dibandingkan Maret 2026. Dibandingkan April tahun lalu, angka tersebut meningkat 1,75 poin.

“Sementara itu, TPK hotel nonbintang mencapai 19,44 persen. Angka ini naik 2,34 poin dibandingkan bulan sebelumnya, namun masih lebih rendah 1,50 poin dibandingkan April 2025,” jelasnya, Rabu (3/6/2026).

Di sektor transportasi, BPS mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada April 2026 sebanyak 22.425 orang. Jumlah tersebut turun 1,89 persen dibandingkan Maret 2026 dan turun 9,10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan juga terjadi pada penerbangan internasional. Jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda tercatat sebanyak 8.740 orang atau turun 9,73 persen dibandingkan Maret 2026. Jika dibandingkan April 2025, jumlahnya berkurang 26,65 persen.

Adapun jumlah penumpang angkutan laut di Aceh yang naik pada April 2026 tercatat sebanyak 82.637 orang. Angka tersebut turun 32,53 persen dibandingkan Maret 2026 dan turun 26,77 persen dibandingkan April tahun sebelumnya.

Data BPS menunjukkan sektor pariwisata Aceh pada April 2026 mengalami perkembangan positif yang tercermin dari meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dan okupansi hotel. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh pertumbuhan jumlah penumpang transportasi udara dan laut yang masih menunjukkan tren penurunan.