Banda Aceh,Kabarkini.co – Keributan antar mahasiswa terjadi di lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK), Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Kamis, 21 Mei 2026 dini hari. Bentrokan melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian hingga menyebabkan sejumlah fasilitas kampus rusak dan terbakar.
Peristiwa tersebut diduga merupakan lanjutan konflik pasca aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh pada 18 Mei 2026 yang memicu ketegangan antar kelompok mahasiswa.
Keributan pertama terjadi sekitar pukul 01:39 WIB saat sekitar 70 mahasiswa Fakultas Pertanian mendatangi area Fakultas Teknik.
Massa disebut melakukan penyerangan terhadap sejumlah mahasiswa Teknik sehingga menyebabkan beberapa mahasiswa mengalami luka-luka serta terjadinya perusakan fasilitas kampus.
BACA JUGA : Rektor Mirza Tabrani Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas Kampus
Situasi kemudian memanas sekitar pukul 03.50 WIB ketika ratusan mahasiswa Fakultas Teknik melakukan aksi balasan ke area Fakultas Pertanian. Dalam aksi tersebut, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan berat dan kebakaran.
Beberapa fasilitas yang dilaporkan rusak dan terbakar di antaranya pos satpam, gedung D3 Pertanian Lama, tiga unit sepeda motor, serta satu unit mobil. Selain itu, sejumlah fasilitas gedung Fakultas Pertanian juga mengalami kerusakan akibat amukan massa.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat aksi balasan berlangsung, massa dari Fakultas Pertanian dilaporkan telah meninggalkan lokasi.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait langsung melakukan monitoring dan pengamanan di kawasan kampus guna mencegah bentrokan susulan. Empat unit mobil pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sejumlah fasilitas kampus.
Situasi di lingkungan kampus dilaporkan mulai kondusif sekitar pukul 06.20 WIB. Meski demikian, pihak terkait merekomendasikan langkah mediasi dan pengamanan terpadu guna mencegah terjadinya eskalasi lanjutan antar mahasiswa



