Kota Jantho, Kabarkini.co – Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelayanan air minum melalui PDAM Tirta Mountala.
Pernyataan itu disampaikan saat rapat paripurna penyampaian jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi – fraksi DPRK Aceh Besar terkait Rancangan Qanun Penyertaan Modal Daerah untuk Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mountala, di Gedung DPRK Aceh Besar, Selasa (19/5/2026).
Menurut Syukri, peningkatan kualitas pelayanan air bersih menjadi fokus utama pemerintah daerah bersama manajemen PDAM. Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari optimalisasi proses pengolahan air hingga pengawasan kualitas air secara berkala agar memenuhi standar kelayakan konsumsi.
“Perbaikan juga dilakukan pada pemeliharaan sarana dan prasarana pengolahan air sehingga distribusi kepada pelanggan tetap terjaga kualitas dan kebersihannya,” ujar Syukri.
Selain peningkatan kualitas air, Pemkab Aceh Besar juga mendorong penguatan sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan teknis berkelanjutan, penguatan manajemen operasional, serta penerapan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.
Syukri menyebutkan, berbagai masukan dari fraksi-fraksi DPRK Aceh Besar akan menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan PDAM Tirta Mountala ke depan.
Saat ini, PDAM Tirta Mountala tercatat melayani 53.433 pelanggan atau sekitar 39,81 persen dari total 143.213 kepala keluarga di Aceh Besar. Karena itu, pemerintah daerah masih terus berupaya memperluas cakupan layanan air bersih kepada masyarakat.
“Orientasi pengelolaan keuangan perusahaan saat ini difokuskan pada penguatan kinerja internal dan peningkatan pelayanan publik,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga menargetkan modernisasi sistem pelayanan PDAM agar lebih responsif dan terintegrasi di era digital. Sejauh ini, proses sambungan baru dan penagihan pelanggan telah mulai menerapkan sistem digitalisasi.
Dalam kesempatan itu, Syukri turut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRK Aceh Besar guna memperkuat pengawasan serta memastikan pelayanan PDAM Tirta Mountala semakin optimal bagi masyarakat.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, unsur Forkopimda, Sekdakab Aceh Besar Bahrul Jamil, para kepala OPD, camat, serta unsur lembaga keistimewaan Aceh.



