Banda Aceh, Kabarkini.co – Pemerintah Aceh bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menggelar Senam Bersama Pemerintah Aceh dan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Stadion Harapan Bangsa, Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan masyarakat itu dikemas melalui olahraga dan hiburan agar sosialisasi SE 2026 dapat menjangkau lebih banyak warga. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan memahami pentingnya memberikan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi.

Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, mengatakan pelaksanaan SE 2026 di Aceh hingga saat ini berjalan lancar. Bahkan, capaian pendataan di Aceh telah melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 50 persen.

“Alhamdulillah, sejauh ini proses sensus berjalan lancar dan normal. Capaian Aceh juga sudah berada di atas rata-rata nasional. Melalui kegiatan seperti ini kami terus mengajak masyarakat memahami pentingnya SE 2026 agar pelaksanaannya berjalan sukses,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan serta perencanaan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, menilai sosialisasi yang dipadukan dengan senam bersama dan nobar merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat.

Menurutnya, pendekatan yang lebih santai membuat informasi mengenai SE 2026 lebih mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini masyarakat dapat berkumpul, berolahraga, sekaligus memperoleh informasi mengenai SE 2026. Yang paling penting, data yang diberikan harus benar dan tidak boleh keliru karena akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan,” kata Muhammad Nasir.

Pemerintah Aceh bersama BPS Provinsi Aceh berharap sosialisasi yang dilakukan secara masif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam SE 2026. Dengan dukungan masyarakat, sensus diharapkan menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan mampu menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.