Jelang Idul Fitri, Parcel Mulai Diburu Warga Banda Aceh

Tradisi mengirim parcel saat Lebaran memang masih kuat di masyarakat. Bingkisan ini tidak hanya menjadi simbol silaturahmi, tetapi juga bentuk perhatian kepada keluarga, kerabat, maupun rekan kerja.

Banda Aceh,Kabarkini.co  Deretan keranjang parcel berisi biskuit, sirup, hingga aneka makanan ringan tampak tersusun rapi di sebuah lapak di Jalan T. Nyak Arief, kawasan Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Menjelang Idul Fitri, suasana di tempat itu mulai sibuk. Telepon Rahma, sang penjual, tak jarang berdering menanyakan ketersediaan parcel.

Ramadan membawa berkah bagi Rahma. Permintaan parcel Lebaran mulai meningkat sejak awal bulan puasa. Pesanan datang dari berbagai kalangan, mulai dari pembeli perorangan hingga instansi pemerintah dan perusahaan swasta di Banda Aceh.

“Alhamdulillah sudah mulai ramai yang pesan. Ada yang beli untuk keluarga, ada juga dari kantor-kantor,” kata Rahma saat ditemui di lapaknya.

Di lapak itu, Rahma menata berbagai pilihan parcel dengan harga yang bervariasi. Paket paling sederhana dibanderol mulai Rp200 ribu, sementara parcel dengan isi lebih lengkap dapat mencapai Rp1 juta.

Isi parcel pun beragam. Umumnya terdiri dari biskuit, minuman kemasan,sirup, cokelat, hingga makanan ringan yang dikemas dalam keranjang atau kotak hias khas Lebaran.

Rahma mengatakan, dalam sehari ia bisa menjual sekitar 10 hingga 15 parcel. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat mendekati Hari Raya Idul Fitri, ketika tradisi saling mengirim bingkisan Lebaran semakin marak.

“Biasanya makin dekat Lebaran pesanan makin banyak. Sekarang saja sehari bisa laku 10 sampai 15 parcel,” ujarnya.

Tradisi mengirim parcel saat Lebaran memang masih kuat di masyarakat. Bingkisan ini tidak hanya menjadi simbol silaturahmi, tetapi juga bentuk perhatian kepada keluarga, kerabat, maupun rekan kerja.

Bagi Rahma, musim Lebaran menjadi momen penting untuk meningkatkan pendapatan. Harapannya, pesanan akan terus berdatangan hingga hari raya tiba.

Komentar